Perangkat lunak telah berkembang sedemikian pesat seiring dengan perjalanan
waktu dan kemajuan teknologi dan informasi. Microsoft Word merupkan salah satu
aplikasi yang paling populer saat ini. Seiring perkembangan zaman, perangkat
lunak yang sering dipakai diperkantoran, lembaga pendidikan, dan lain
sejenisnya ini juga tidak luput dari proses pembaharuan. Microsoft Office Word ini
mulai dikenal saat paket Microsoft Office 3.0, pertama kali diluncurkan pada
Agustus 1992 oleh perusahaan raksasa Microsoft. Sampai saat ini Microsoft Word yang
bersaudara dengan Microsoft Excel ini sudah sampai kepada Microsoft Office
2013.
Bagi sebagian orang, Microsoft Word hanya dikenal sebagai perangkat
lunak yang berfungsi untuk menulis catatan, dokumen, makalah, ataupun laporan
perkantoran. Selain penggunaannya yang user friendly, perangkat
lunak ini juga dibekali dengan berbagai fitur-fitur menarik, sehingga user
merasa nyaman dalam menggunakannya. Namun, yang sering kali kita lupakan adalah
kemampuan kita untuk melindungi (proteksi) dokumen yang kita buat di Microsoft
Word. Tidak jarang orang menulis hal yang sangat pribadi dan tidak boleh sembarang
orang mengetahuinya. Di Microsoft Office Word, sebenarnya kita bisa menyimpan
dengan memproteksi dokumen yang dibuat dengan kata sandi (password), sehingga
memungkinkan hanya orang-orang tertentu yang bisa mengetahuinya.
Fitur penting ini sangat berguna bagi user apabila dokumen
yang dibuat bersifat rahasia atau hanya ditujukan untuk orang tertentu saja
sehingga akan aman dari akses orang yang tidak bertanggung-jawab. Berikut adalah
beberapa ulasan yang memungkinkan kita untuk lebih hati-hati dalam menyimpan
dokumen. Pertama tentunya user harus membuka Microsoft Word baru (new Microsoft
Word). Setelah user menyelesaikan pembuatan dokumen, pilih Menu file dan
masuk ke Save As. Setelah masuk ke jendela tersebut, maka pilih kategori
penyimpanan yang diinginkan. Misalnya, word dokumen, Rich Text Format, dan
sejenisnya. Lalu akan muncul jendela Save.
Sebelum kita mengeksekusi untuk menyimpan dokumen Word, pastikan
user meng-klik anak panah yang berlabel Tools yang ada di samping kiri
tombol Save. Setelah di-klik, maka akan muncul jendela pilihan, user memilih
General Options. User akan disediakan jendela untuk memasukan password proteksi
untuk dokumen Microsoft Word. Anda masukan password di kotak teks berlabel
Password to open dan Password to modefy dan kemudian tekan tombol OK. Password
untuk kedua kotak teks tersebut bisa sama dan bisa juga berbeda. Setelah user
menekan OK, maka dokumen sudah terproteksi oleh kata sandi.
Apabila user ingin membuka kembali dokumen yang disimpan tadi, maka
user menmbuka dokumen yang di save tadi. Setelah itu, User diminta untuk memasukan
password yang di inputkan sebelumnya. Biasanya dalam proses pembukaan dokumen,
password diminta memodifikasi dokumen password. Setelah itu, dokumen yang
diproteksi akan terbuka kembali sesuai dengan apa yang tersimpan. Selamat
mencoba!
*Tulisan ini Dimuat
di SKH Kedaulatan Raky
at, Senin, 24 Juni 2013
buatkan artikel yang memuat tentang ilmu internet + jaringan lan
BalasHapusjangn lupa ya............. ktunggu karyaMU Madurasa Pakong City