Senin, 18 November 2013

Melindungi Microsoft Word Dengan Password



Perangkat lunak telah berkembang sedemikian pesat seiring dengan perjalanan waktu dan kemajuan teknologi dan informasi. Microsoft Word merupkan salah satu aplikasi yang paling populer saat ini. Seiring perkembangan zaman, perangkat lunak yang sering dipakai diperkantoran, lembaga pendidikan, dan lain sejenisnya ini juga tidak luput dari proses pembaharuan. Microsoft Office Word ini mulai dikenal saat paket Microsoft Office 3.0, pertama kali diluncurkan pada Agustus 1992 oleh perusahaan raksasa Microsoft. Sampai saat ini Microsoft Word yang bersaudara dengan Microsoft Excel ini sudah sampai kepada Microsoft Office 2013.
Bagi sebagian orang, Microsoft Word hanya dikenal sebagai perangkat lunak yang berfungsi untuk menulis catatan, dokumen, makalah, ataupun laporan perkantoran. Selain penggunaannya yang user friendly, perangkat lunak ini juga dibekali dengan berbagai fitur-fitur menarik, sehingga user merasa nyaman dalam menggunakannya. Namun, yang sering kali kita lupakan adalah kemampuan kita untuk melindungi (proteksi) dokumen yang kita buat di Microsoft Word. Tidak jarang orang menulis hal yang sangat pribadi dan tidak boleh sembarang orang mengetahuinya. Di Microsoft Office Word, sebenarnya kita bisa menyimpan dengan memproteksi dokumen yang dibuat dengan kata sandi (password), sehingga memungkinkan hanya orang-orang tertentu yang bisa mengetahuinya.
Fitur penting ini sangat berguna bagi user apabila dokumen yang dibuat bersifat rahasia atau hanya ditujukan untuk orang tertentu saja sehingga akan aman dari akses orang yang tidak bertanggung-jawab. Berikut adalah beberapa ulasan yang memungkinkan kita untuk lebih hati-hati dalam menyimpan dokumen. Pertama tentunya user harus membuka Microsoft Word baru (new Microsoft Word). Setelah user menyelesaikan pembuatan dokumen, pilih Menu file dan masuk ke Save As. Setelah masuk ke jendela tersebut, maka pilih kategori penyimpanan yang diinginkan. Misalnya, word dokumen, Rich Text Format, dan sejenisnya. Lalu akan muncul jendela Save.
Sebelum kita mengeksekusi untuk menyimpan dokumen Word, pastikan user meng-klik anak panah yang berlabel Tools yang ada di samping kiri tombol Save. Setelah di-klik, maka akan muncul jendela pilihan, user memilih General Options. User akan disediakan jendela untuk memasukan password proteksi untuk dokumen Microsoft Word. Anda masukan password di kotak teks berlabel Password to open dan Password to modefy dan kemudian tekan tombol OK. Password untuk kedua kotak teks tersebut bisa sama dan bisa juga berbeda. Setelah user menekan OK, maka dokumen sudah terproteksi oleh kata sandi.
Apabila user ingin membuka kembali dokumen yang disimpan tadi, maka user menmbuka dokumen yang di save tadi. Setelah itu, User diminta untuk memasukan password yang di inputkan sebelumnya. Biasanya dalam proses pembukaan dokumen, password diminta memodifikasi dokumen password. Setelah itu, dokumen yang diproteksi akan terbuka kembali sesuai dengan apa yang tersimpan. Selamat mencoba!


*Tulisan ini Dimuat di SKH Kedaulatan Raky
at, Senin, 24 Juni 2013

1 komentar:

  1. buatkan artikel yang memuat tentang ilmu internet + jaringan lan
    jangn lupa ya............. ktunggu karyaMU Madurasa Pakong City

    BalasHapus